Banyak
orang mempunyai keinginan untuk menjadi seorang guru dengan berbagai alasan
yang mereka yakini. Mereka mempunyai keinginan tersebut bukan tanpa alasan,
pasti ada alasan mendasar yang membuat mereka ingin menjadi seorang guru. Saya
pun demikian, saya memiliki alasan menjadi guru. Kita semua yang ingin menjadi
guru mempunyai cita-cita yang sama, yaitu ingin melahirkan generasi masa depan berkualitas
yang akan membangun negeri ini di masa depan.
Apa itu guru? Guru merupakan sebuah
profesi yang mulia, guru sering disebut juga pahlawan tanpa tanda jasa. Berbeda
dengan profesi lainnya yang jasanya
dapat kita rasakan secara langsung, contoh polisi. Polisi jelas memilik jasa
yang besar bagi kita semua dan bangsa ini juga sebab mereka yang melindungi dan
mengayomi masyarakat. Lalu bagaimana dengan guru? Apa sebenarnya jasa seorang
guru? Secara tidak langsung guru juga memiliki jasa yang besar bagi pembangunan
negeri. Adanya dokter, polisi, tentara, pilot, bahkan seorang presiden sekalipun
itu semua berasal dari guru. Bagaimana bisa? Sebelum sampai ke sini alangkah
baiknya jika kita bahas masalah ini dari awal.
Manusia
lahir ibarat kertas putih yang bersih tanpa coretan sedikit pun. Untuk mengisi
kekosongan maka perlu adanya pendidikan. Pendidikan kita dapatkan dari guru, mereka
mengajarkan kita berbagai hal sehingga kita dapat belajar. Manusia yang tadi
hanya kertas putih kini sudah mulai terisi dengan berbagai informasi serta
pelajaran yang diperoleh dari guru. Guru merupakan orang yang membentuk
karakter bangsa, akan jadi apa bangsa di masa depan semua bergantung pada guru.
Jika guru mengarahkan murid ke jalan yang benar, maka akan baik juga masa depan
bangsa ini begitu pula sebaliknya. Namun tidak sedikitpun ada keinginan dalam
diri seorang guru untuk mengarahkan murid pada hal yang tidak baik. Pasti semua
guru ingin yang terbaik untuk murid-muridnya. Kini bergantung pribadi muridnya,
mau menjadi apa mereka nantinya bergantung pada yang mereka lakukan sekarang.
Tugas seorang guru membantu murid untuk meraih mimpi-mimpi mereka, bukan
memberikan apa yang mereka impikan. Untuk itu perlu adanya komunikasi yang baik
antara guru dan murid agar mereka saling memahami satu sama lain. Jika komunikasi
antara guru dan murid dapat terjalin dengan baik maka akan membantu menciptakan
proses belajar mengajar yang lebih intensif sehingga dapat memberikan hasil
optimal.
Berbicara tentang guru memang tidak
pernah ada habisnya, banyak hal menarik untuk diceritakan dari salah satu
profesi yang dianggap primadona di negara ini. Namun belakangan ada beberapa
kasus yang sempat menjadi viral di media sosial menyangkut guru, salah satu
kasus dipidananya seorang guru di Parepare. Guru mata pelajaran agama itu
divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Parepare karena dituding memukul siswa
yang enggan salat Duhur. Sungguh miris mendengar kabar seperti ini, seorang
guru yang berusaha mendisiplinkan seorang siswa dengan menegur namun tidak
dihiraukan sehingga guru tersebut memukul siswanya. Namun, berdasarkan
keterangan dari guru tersebut, pemukulan yang dilakukan olehnya masih dalam
batas wajar dan tidak seperti yang telah dilaporkan oleh pihak korban, dianggap
melebih-lebihkan sehingga menimbulkan kesan guru tersebut telah melakukan
tindak kekerasan. Berkaca dari kasus tersebut, saya secara pribadi berpendapat
bahwa guru di Indonesia saat ini berda dalam posisi serba salah. karena
tindakan yang dilakukan oleh guru dalam upaya mendisiplinkan siswa dibatasi
bahkan sampai di bawa ke ranah hukum. Memang jauh berbeda jika kita sedikit
menengok ke belakang saat guru masih dapat mendisiplinkan siswa, yang tentu
masih dalam batas wajar. Masalah ini perlu dicarikan solusi agar tidak terjadi
kesalahpahaman lagi. Langkah pertama
dari diri sendiri, mari kita bersama-sama menghargai guru, tanpa guru
kita tidak akan menjadi seperti sekarang. Guru menegur bukan karena marah namun
karena peduli pada kita dan alangkah baiknya kita juga mendengarkan setiap
nasihat guru agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Lalu
bagaimana sebenarnya kesejahteraan guru di Indonesia saat ini disamping
masalah-masalah yang sering menjerat guru? Jika kita berbicara tentang
kesejahteraan guru, seiring dengan berkembangnya zaman, tingkat kesejahteraan
guru saat ini telah mengalami peningkatan dan lebih baik dibandingkan
sebelumnya. Saat ini pemerintah juga melakukan beragam upaya dalam meningkatkan
kesejahteraan guru yang patut kita nantikan hasilnya suatu saat nanti.
Dalam upaya agar mampu bersaing
secara global, para guru juga perlu melakukan inovasi dalam proses mengajar
agar murid merasa nyaman dan lebih mudah dalam memahami pelajaran. Dengan
adanya inovasi pembelajaran maka sebagai calon guru kita pun dituntut mampu
menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh semangat. Suasana
belajar seperti itu dapat mempermudah murid memperoleh ilmu dan guru juga dapat
menanamkan nilai-nilai luhur kepada muridnya agar tercapai tujuan pembelajaran.
Menjadi seorang guru bukan hanya sekadar memindah ilmu kepada murid tetapi juga
menanamkan pola pikir bahwa ilmu yang mereka pelajari sangat bermakna dan mampu
mengubah sikap, pengetahuan, serta keterampilan mereka menjadi lebih baik.
Dengan adanya berbagai strategi dan inovasi, ini diharapkan agar dapat
menghasilkan generasi berkualitas dan mampu bersaing secara global. Namun, seharusnya
guru juga jangan terlalu memaksakan murid untuk pandai dalam bidang tertentu
saja dan jangan terlalu berpatokan pada nilai karena nilai bagus tidak dapat
menjamin kualitas murid. Setiap anak mempunyai kelebihan dan kekurangan
masing-masing, ada yang pandai di akademik dan ada pula yang pandai non
akademik. Dari hal yang semacam inilah guru dituntut untuk bisa lebih memahami
karakter setiap murid agar tercapai hasil belajar yang. Hargai guru serta rajin
belajar dan teruslah mengejar mimpi kalian, jangan menyerah apapun yang terjadi
karena sebuah keberhasilan tidak didapatkan dengan cara yang instan namun
justru proses-proses di dalamnya yang membawa pada keberhasilan.
Untuk meningkatkan mutu dan kualitas
pendidikan saat ini memang diperlukan guru yang berkualitas dengan semangat dan
sistem mengajar yang lebih modern agar tidak terkesan kuno. Namun juga tidak meninggalkan
nilai-nilai luhur dan sarana prasarana pendukung juga dapat menunjang proses
belajar mengajar. Sudah semestinya semua pihak menyadari kesalahan yang pernah
dilakukan oleh pendahulu dan menjadikannya sebagai acuan untuk terus berbenah
sehingga berkembang mengikuti perubahan zaman.
Memang sungguh luar biasa
pengorbanan seorang guru, mengabdi pada negara dan melahirkan para penerus
bangsa. Tak pernah kehilangan akal dan semangat untuk menciptakan generasi
berkualitas walau sering jasanya dilupakan. Tak jarang pula mereka tidak
dihargai oleh muridnya. Namun, guru tetap berjuang dan guru adalah sosok yang
paling besar peranannya dalam membangun bangsa, guru adalah pahlawan yang
sesungguhnya, pahlawan tanpa tanda jasa.
Komentar
Posting Komentar